Akademi Militer (Akmil) Sebagai Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabes TNI AD, yang berkedudukan langsung di bawah Kasad, Akademi Militer mempunyai tugas pokok untuk membentuk Taruna Akademi Militer menjadi Perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Saptamarga, pengetahuan dan keterampilan dasar golongan Perwira, berkualifikasi Akademis Program Diploma IV Pertahanan serta jasmani yang samapta. Akmil memiliki 5 Program Studi (Prodi), Salah satu Prodi yaitu Prodi Teknik Mesin Pertahanan. Berdasarkan surat keputusan BAN PT Nomor 4511/SK/BAN-PT/Ak.KP/STr/V/2024, Prodi Teknik Mesin Pertahanan memperoleh Akreditasi “Unggul”. Struktur Organisasi Prodi Teknik Mesin Pertahanan dipimpin oleh Pamen Angkatan Darat Berpangkat Kolonel. Saat ini Kepala Program Studi Teknik Mesin Pertahanan dijabat oleh Kolonel Inf Prima Hadinuranto, S.Pd., M.M.Pd. Lulusan Perwira Karir 1995 dan merupakan Kaprodi Teknik Mesin Pertahanan.
Berdasarkan Peraturan Kasad Nomor Kep 288 Tahun 2023 tanggal 30 Mei 2023, Program Studi Teknik Mesin Pertahanan berada dibawah naungan Koordinator Prodi (Korprodi) Akademi Militer, merupakan unsur pelaksana Akmil yang diawaki oleh beberapa Dosen Teknik Mesin yang berkompeten dan berpengalaman dibidangnya dalam menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar kepada para Taruna Akmil Program Studi Teknik Mesin Pertahanan.
Pada penyelenggaraan pendidikan di Akademi Militer, para Taruna Akademi Militer melaksanakan sistem Tri Pola Dasar Pendidikan yang meliputi pembentukan sikap dan perilaku, akademik, dan jasmani, serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana tuntutan Dikti kepada Perguruan Tinggi di Indonesia. Taruna yang terpilih menjadi mahasiswa Prodi Teknik Mesin Pertahanan adalah Taruna yang pada awal semester lulus test psikologi masuk dalam Korps kecabangan Penerbang. Di dalam prodi Teknik Mesin Pertahanan nantinya akan dididik agar Taruna mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di satuan. Potensi akademik yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat mengantar kelulusan tepat waktu dalam kurun waktu 4 tahun (8 semester). Lulusan Prodi Teknik Mesin Pertahanan otomatis langsung bekerja di satuan-satuan jajaran Korps Kecabangan Penerbang TNI-AD sehingga tidak ada waktu tunggu.
DOSEN DAN TARUNA PRODI TEKNIK MESIN PERTAHANAN MENGIKUTI SOSIALISASI SMART CAMPUS AKMIL
Smart Campus merupakan sistem atau pada Lembaga pendidikan yang telah menerapkan dan memadukan sistem pembelajaran dengan menggunakan teknologi sehingga memudahkan kegiatan proses belajar-mengajar. Smart Campus menjadi bagian dari kebijakan TNI AD untuk mempersiapkan...
TUGAS AKHIR TARUNA PRODI TEKNIK MESIN PERTAHANAN TA 2024
Pada Tanggal 23, 25 dan 26 November 2024 Prodi Teknik Mesin Pertahanan malaksanakan paparan Tugas Akhir dengan perserta ujian sebanyak : Taruna Penerbad : 15 Taruna Taruna Peralatan : 23 Taruna Dosen penguji Prodi Teknik Pertahanan adalah : Letkol Cpl Budi Harijanto,...
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SLEMAN, KELURAHAN BIMOMARTANI DARI PRODI TEKNIK MESIN PERTAHANAN KORDOS AKMIL
Pada hari Rabu , 20 November 2024 Prodi Teknik Mesin Pertahanan Akademi Militer Bersama dengan Taruna Akademi Militer melakasanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Sleman, Kelurahan Bimomartani dengan Dosen dari Akmil yaitu Letkol Cpl Budi Harijanto, S.T.,...
OPTIMALISASI HARCEGAH SISTEM SUSPENSI RANPUR TANK AMX-13 GUNA MENDUKUNG KESIAPAN OPERASIONAL SATUAN BATALYON KAVALERI 2 / TURANGGA CETA
Jumat, 30 Juli 2021 Satuan Yonkav-2/TANK “Turangga Ceta” masih menggunakan kendaraan tempur yang tergolong berusia tua, maka pemeliharaannya harus sesuai aturan agar diperoleh usia pemakaian yang lama. Tugas utama sebagai satuan penggempur dan pengamanan obvitnas,...
UPAYA DANTON UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANGGOTA DALAM PEMELIHARAAN RANPUR M113A1 APC DI YONIF MEKANIS RAIDER 411/PANDAWA
Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa merupakan satuan yang tidak hanya mengandalkan kekuatan dari prajurit nya sendiri tetapi juga dari alutsista nya, maka dari itu muncul lah istilah “Mechanized” atau Mekanis, yaitu pasukan prajurit infanteri yang di mekanisasi dengan...
OPTIMALISASI PERWIRA PEMELIHARAAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNISI AVIONIK DI SKADRON-31/SERBU
Jumat, 30 Juli 2021 Kecelakaan jatuhnya helikopter MI-17 V5 pada 6 Juni 2020 di Kawasan Industri Kendal (KIK) yang berakibat meninggalnya 5 orang crew helikopter tersebut. Setelah mengalami penelusuran, belum dapat diketahui pasti penyebab jatuhnya helikopter...
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.






