KePamuda Leonardi Ginting, S.I.P.    

                                                           

Akademi Militer (Akmil) Sebagai Badan Pelaksana Pusat di tingkat Mabes TNI AD, yang berkedudukan langsung di bawah Kasad, Akademi Militer mempunyai tugas pokok untuk membentuk Taruna Akademi Militer menjadi Perwira TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Saptamarga, pengetahuan dan keterampilan dasar golongan Perwira, berkualifikasi Akademis Program Diploma IV Pertahanan serta jasmani yang samapta. Akmil memiliki 5 Program Studi (Prodi), Salah satu Prodi yaitu Prodi Teknik Mesin Pertahanan. Berdasarkan surat keputusan BAN PT Nomor 3972/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/STr/X/2023, Prodi Teknik Mesin Pertahanan memperoleh Struktur Organisasi Prodi Teknik Mesin Pertahanan dipimpin oleh Pamen Angkatan Darat Berbangkat Kolonel. Saat ini  Kepala Program Studi Teknik Mesin Pertahanan dijabat oleh Kolonel Kav Pamuda Leonardi Ginting, S.I.P. Lulusan Akademi Militer 1997 dan merupakan Dosen Madya Gol. IV Prodi Teknik Mesin Pertahanan.

          Berdasarkan Peraturan Kasad Nomor Kep 288 Tahun 2023 tanggal 30 Mei 2023, Program Studi Teknik Mesin Pertahanan berada dibawah naungan Koordinator Dosen (Kordos) Akademi Militer, merupakan unsur pelaksana Akmil yang diawaki oleh beberapa Dosen Teknik Mesin yang berkompeten dan berpengalaman dibidangnya dalam menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar kepada para Taruna Akmil Program Studi Teknik Mesin Pertahanan.

          Pada penyelenggaraan pendidikan di Akademi Militer, para Taruna Akademi Militer melaksanakan sistem Tri Pola Dasar Pendidikan yang meliputi pembentukan sikap dan perilaku, akademik, dan jasmani, serta melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana tuntutan Dikti kepada Perguruan Tinggi di Indonesia. Taruna yang terpilih menjadi mahasiswa Prodi Teknik Mesin Pertahanan adalah Taruna yang pada awal semester lulus test psikologi masuk dalam Korps kecabangan Penerbang. Di dalam prodi Teknik Mesin Pertahanan nantinya akan dididik agar Taruna mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di satuan. Potensi akademik yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat mengantar kelulusan tepat waktu dalam kurun waktu 4 tahun (8 semester). Lulusan Prodi Teknik Mesin Pertahanan otomatis langsung bekerja di satuan-satuan jajaran Korps Kecabangan Penerbang TNI-AD sehingga tidak ada waktu tunggu.

KATEGORI BERITA

SEMINAR PRODI TEKNIK MESIN PERTAHANAN

SEMINAR PRODI TEKNIK MESIN PERTAHANAN

Pada hari Rabu tanggal, 22 Mei 2024 prodi Teknik Mesin pertahanan melaksanakan seminar dengan tema "INOVASI TEKNOLOGI PERTAHANAN GUNA MENDUKUNG TUPOK TNI AD". Seminar tersebut dibuka oleh Direktur Pendidikan Akademi Militer Brigjen TNI I Made Suryawan, S.Sos....

KATEGORI JURNAL

KATEGORI ARTIKEL