Magelang – Akademi Militer (Akmil) menyelenggarakan Workshop PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam rangka penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta persiapan akreditasi perguruan tinggi dan program studi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 10–11 Februari 2026, bertempat di Gedung Leo Kailola Akademi Militer ini dibuka dan ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Akademi Militer.

Pada hari pertama, Selasa (10/2/2026), kegiatan diawali dengan laporan Perwira Acara kepada Pimpinan Acara, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, laporan Perwira Tertua, amanat sekaligus pembukaan sosialisasi, doa, hingga rangkaian penutup berupa laporan dan penyerahan cenderamata dilanjutkan foto bersama.

Workshop hari pertama menghadirkan dua narasumber dari Universitas Muhammadiyah Magelang, yakni Prof. Yun Arifatul Fatimah, S.T., M.T., Ph.D. dan Prof. Heni Setyowati, S.Kep., M.Kes. Kegiatan berlangsung pukul 08.30–15.30 WIB dengan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari Ir Akmil, para Direktur Akmil, Kakor Prodi, para Kepala Departemen (Kadep), serta para Kepala Program Studi (Kaprodi).

Dalam pemaparannya, Prof. Yun Arifatul Fatimah menyampaikan materi terkait Sosialisasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, serta implementasi regulasi tersebut dalam Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sementara itu, Prof. Heni Setyowati membawakan materi mengenai Sosialisasi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS).

Salah satu contoh implementasi siklus PPEPP dalam SPMI Bidang Pendidikan yang dibahas meliputi: Penetapan standar pembelajaran melalui penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE); Pelaksanaan RPS oleh dosen; Evaluasi melalui Evaluasi Dari dan Oleh Mahasiswa (EDOM) serta review RPS oleh Gugus Kendali Mutu (GKM); Pengendalian melalui pembinaan terhadap dosen dengan hasil evaluasi rendah; serta Peningkatan melalui penyelenggaraan workshop metodologi pengajaran.

Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan beberapa langkah strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh Akademi Militer guna meningkatkan nilai akreditasi, di antaranya pembuatan email institusi bagi dosen dan taruna, serta penerbitan Surat Keputusan yang mewajibkan dosen melaksanakan publikasi ilmiah minimal satu kali per tahun dengan menggunakan email institusi. Selain itu, perlu adanya penguatan rekognisi bagi praktisi dan mahasiswa untuk mendukung peningkatan mutu dan akreditasi.

Memasuki hari kedua, Rabu (11/2/2026), workshop dilanjutkan dengan materi Audit Mutu Internal yang disampaikan oleh narasumber dari Universitas Muhammadiyah Magelang, Dr. Ahwy Oktradiksa, S.Pd.I., M.Pd.I. Kegiatan berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB dengan peserta dan undangan yang sama seperti hari pertama.

Rangkaian penutupan kegiatan diawali dengan laporan Perwira Acara kepada Pimpinan Acara, laporan Perwira Tertua, amanat sekaligus penutupan sosialisasi, doa, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, foto bersama, serta laporan akhir Perwira Acara yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan workshop.

Melalui pelaksanaan workshop ini, Akademi Militer menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi dengan lebih terstruktur, sistematis, dan sesuai regulasi yang berlaku.